
THE BIG LOSERS IN 2008 ?
Saham2 property dan konstruksi telah terkoreksi cukus drastis, dengan data sbb:
2 JAN 2008 31 MARET 2008
-CTRA 860 550
-CTRS 1000 590
-SMRA 1160 670
-MDLN 475 270
-BKSL 670 570
-ELTY 630 520
-KIJA 182 136
-WIKA 570 400
-TRUB 1420 850
-ADHI 1360 780
-TOTL 580 355
Sebenarnya apa yang terjadi ???BI rates tidak naik , Pemerintah dengan semangat menyatakan sector infrastruktur tetap prioritas.
Mengapa sector property turun terus ? dan konstruksi juga jeblok.
Kita tahu seluruh harga material bangunan ikut naik 5-20 %dan harga besi baja naik diatas 50 % dalam tempo 6 bulan sebelumnya dimulai waktu januari sampe sekarang.
Dengan kenaikan harga2 tsb sector ini mulai terpukul dan masuk Bearish trend.
Bagi yang belum masuk diharapkan bersabar, karena waktu sekarang belum bottom.
Dan untuk trading juga di hindari karena volume yg tipis.
Apalagi inlflasi maret naik tinggi sekali membuat bi rates tertahan.
Dari amerika terdengar kabar 30 april 2008 nanti the fed tidak akan memotong suku bunga nya secara agresif dan ini berita buruk bagi pasar modal.
Saya rasa memang dalam bulan april ini tekanan jual masih tinggi di sector ini sambil kita lihat inflasi april nanti.
Bagi yang udah punya di harga tinggi jika anda tidak mau cut loss apa boleh buat harus invest untuk jangka waktu yg cukup lama (minim 1 tahun ) karena fund managers jelas2 ingin membanting sedalam mungkin sector ini beserta saham2 grup bhakti, suli, dan saham2 dengan PER yang tinggi ( di atas 20 kali ).
To be continued………………………………
Saham2 property dan konstruksi telah terkoreksi cukus drastis, dengan data sbb:
2 JAN 2008 31 MARET 2008
-CTRA 860 550
-CTRS 1000 590
-SMRA 1160 670
-MDLN 475 270
-BKSL 670 570
-ELTY 630 520
-KIJA 182 136
-WIKA 570 400
-TRUB 1420 850
-ADHI 1360 780
-TOTL 580 355
Sebenarnya apa yang terjadi ???BI rates tidak naik , Pemerintah dengan semangat menyatakan sector infrastruktur tetap prioritas.
Mengapa sector property turun terus ? dan konstruksi juga jeblok.
Kita tahu seluruh harga material bangunan ikut naik 5-20 %dan harga besi baja naik diatas 50 % dalam tempo 6 bulan sebelumnya dimulai waktu januari sampe sekarang.
Dengan kenaikan harga2 tsb sector ini mulai terpukul dan masuk Bearish trend.
Bagi yang belum masuk diharapkan bersabar, karena waktu sekarang belum bottom.
Dan untuk trading juga di hindari karena volume yg tipis.
Apalagi inlflasi maret naik tinggi sekali membuat bi rates tertahan.
Dari amerika terdengar kabar 30 april 2008 nanti the fed tidak akan memotong suku bunga nya secara agresif dan ini berita buruk bagi pasar modal.
Saya rasa memang dalam bulan april ini tekanan jual masih tinggi di sector ini sambil kita lihat inflasi april nanti.
Bagi yang udah punya di harga tinggi jika anda tidak mau cut loss apa boleh buat harus invest untuk jangka waktu yg cukup lama (minim 1 tahun ) karena fund managers jelas2 ingin membanting sedalam mungkin sector ini beserta saham2 grup bhakti, suli, dan saham2 dengan PER yang tinggi ( di atas 20 kali ).
To be continued………………………………
0 komentar:
Poskan Komentar